MENJADIKAN MIMPI ANDA MENJADI KENYATAAN

How to Make Your Dreams Come True in 8 Steps – Learning Mind
Title       :  Menjadikan Mimpi Anda Menjadi Nyata
Teks       :  Kejadian 39

INTRODUCTION               
      I.          Salam
    II.          Intro Khotbah:
A.   Pertanyaan: berapa dari antara saudara yang ingin mimpi saudara menjadi nyata?
B.    Tentunya kita semua ingin agar apa yang kita impikan/ ingini menjadi nyata?
1.    Mimpi PNS – berhasil dalam pekerjaan kong jadi CAMAT/SEKDA/ naik Ke Profinsi
2.    Mimpi orang Kristen – bertemu kembali dengan Yesus – masuk surga –hidup kekal.
C.    Orang-orang sukses mengatakan: UNTUK SUKSES KITA PERLU ADA VISI – IMPIAN – karena “IF YOU FAIL TO PLAN, YOU PLAN TO FAIL” – “JIKA ANDA GAGAL BERENCANA, ANDA SEDANG BERENCANA UNTUK GAGAL.’

PREPOSISI           : BAGAIMANA AGAR MIMPI KITA MENJADI KENYATAAN?
TRANSISI             : Dengan melihat kehidupan Yusuf didalam Alkitab? Dalam Kejadian 39.
Kenapa harus cerita yusuf.
-          Karena Yusuf memiliki mimpi dan mimpi itu menjadi kenyataan
-          Ada 6 mimpi didalam cerita Yusuf dan semuanya menjadi nyata.
o   2 mimpi Yusuf
o   1 Mimpi juru minum Firaun
o   1 Mimpi Juru roti Firaun
o   2 Mimpi Firaun

BAGAIMANA AGAR MIMPI KITA MENJADI KENYATAAN?
      I.          HIDUP DENGAN KEJUJURAN
A.   Kej. 39:4  maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
B.    Kejujuran akan membuka pintu-pintu keberhasilan
1.    “Kelemahlembutan serta kejujuran Yusuf telah memikat hati kepala Istana itu, yang kemudian telah menganggap dia sebagai anak gantinya sebagai hamba.” AO 1:249.
2.    Fakta: saat ini terjadi krisis kepercayaan, karena kejujuran telah hilang.
C.    Kejujuran dibutuhkan sekarang ini, karena banyak orang oleh karena ingin mendapatkan keuntungan telah mengabaikan kejujuran.
1.    Ilustrasi:  Koruptor di China di potong leher, di Arab di potong tangan, tapi kalau di Indonesia  dipotong masa tahanan.
D.   Kutipan Ellen G. White
“Keperluan dunia yang terbesar adalah keperluan akan manusia-manusia yang tidak dapat diperjualbelikan, manusia yang jiwa raganya setia dan jujur, manusia yang tidak gentar menyebut dosa itu dosa, manusia yang angan-angan hatinya setia pada Tugas seperti jarum menunjuk kutub, manusia yang akan berdiri demi kebenaran walaupun langit runtuh.” E. G. White, Membina Pendidikan Sejati, Hal. 53
E.    Kejujuran harus menjadi sikap orang Kristen
1.    Amsal 14:11  Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.
F.    Kutipan Ellen G. White:
 “Mereka yang benar-benar takut akan Allah akan bekerja keras siang dan malam dan makan roti kemiskinan daripada memanjakan nafsu untuk memperoleh kekayaan… ketidak jujuran yang terkecil meruntuhkan penghalang dan mempersiapkan hati untuk melakukan ketidakadilan yang yang lebih besar. Melalui perintah dan teladan-Nya, Kristus mengajarkan bahwa integritas yang ketat harus mengendalikan tindakan kita terhadap sesama… orang-orang yang memperkaya diri mereka diatas kerugian orang lain akan akan menjadikan jiwa mereka tidak peka terhadap pengaruh Roh Allah, pendapatan yang diperoleh dengan cara demikian adalah suatu kutuk yang mengerikan. Adalah lebih baik miskin daripada berdusta, lebih baik lapar daripada menipu, lebih baik mati daripada berbuat dosa.” E. G. White, Southern Watchman, 10 Mei 1904.

    II.          MILIKI SIKAP-SIKAP YANG MANIS/ POSITIF.
A.   Kejadian 39: 6b “Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya. “
1.    “Manis sikapnya” – KJV – “Handsome in Stature”
B.    Sikap-sikap manis atau positif yang dimiliki oleh Yusuf adalah:
1.     Sikap Positif: Rajin
a.    “Kemajuan yang daripada segala sesuatu yang diserahkan kepada pengawasannya (Yusuf) bukanlah akibat dari satu mujizat langsung; tetapi oleh kerajinan, ketekunan serta usaha yang dimahkotai oleh berkat Ilahi.” AO 1:248
b.    Amsal 12:27 “Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.”
2.    Sikap Positif: Pantang Menyerah
a.    Yusuf tidak menyerah pada keadaan dan ujian yang ia hadapi
1). Pada saat ia dijual oleh saudara-saudaranya dan dijadikan budak
2). Ketika ia harus menjadi budak di Mesir
3). Ketika ia dipenjarakan oleh karena kejujurannya.
b.    Yusuf tidak menyerah pada pencobaan
1). Digoda oleh istri Potifar – tentu sangat cantik – mungkin masih muda –Cuma berdua.
2). Yusuf tetap pada prinsipnya: “Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”
c.     Orang Kristen/ Advent harus memiliki sikap pantang menyerah pada pencobaan ini.
1). Pada saat menghadapi masalah yang besar tetap setia pada Allah.
2). Pada saat menghadapi pencobaan – di tawarkan miras atau rokok! –
3). Katakanlah seperti Yusuf: “Bagaimana mungkin … “
d.    Ibrani 10: 23 “marilah kita teguh berpegang…”
3.    Sikap positif : Suka mengampuni
a.    Yusuf memiliki sikap untuk mau mengampuni orang lain.
1). Yusuf mengampuni saudara-saudaranya yang telah mengejek, memukulnya, dan yang telah menjualnya menjadi seorang budak di Mesir.
2). Bisakah saudara???
                                                 a).          Mengampuni orang yang mengejek…
                                                b).          Mengampuni orang yang memukul…
b.    Pengampunan akan menolong kita untuk melangkah maju dalam meraih impian kita.
1). Ketika kita mengampuni, kita sedang meninggalkan penghalang terbesar yang sering menghalangi langkah maju kehidupan kita.
2). Jika saja Yusuf terus menerus memikirkan sakit hati karena ia dijual sebagai budak, ia mungkin tidak akan mendapatkan impiannya.
c.     Mark. 11:26 “ Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

  III.          SERAHKAN HIDUP KITA KEPADA ALLAH
A.   Kej. 39:2  “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya.”
B.    Tuhan menyertai Yusuf dan membuat segala pekerjaannya berhasil karena Yusuf telah menyerahkan seluruh kehidupannya kepada Tuhan.
C.    Kejujuran dan sikap-sikap positif yang dimiliki oleh Yusuf adalah hasil dari menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan.
1.    Maz. 37:5  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
2.    Amsal 16:3  Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
3.    1Pe 5:7  Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
D.   Hudson Taylor, misionaris ke cina dan Pendiri Yayasan Oversees Missionary Fellowship, memberikan nasihat yang baik ini: “Mari kita serahkan segala pekerjaan, rencana kita, hidup kita, kekasih kita, pengaruh kita, semua yang ada pada kita kedalam tangan Allah, sehjingga setelah kita menyerahkan semuanya kepada-Nya, tidak ada lagi yang tersisa bagi kita untuk dikuatirkan.”

KESIMPULAN
Agar mimpi kita menadi nyata
Mimpi Tebesar Orang kristen: Masuk kedalam kerajaan surga dan memiliki hidup kekal bersama Yesus.
      I.          Hidup dengan kejujuran
    II.          Miliki sikap-sikap positif
A.   Rajin
B.    Pantang menyerah
C.    Suka mengampuni
  III.          Serahkan hidup kita kepada Allah
Percayalah kita akan menjadi seperti Yusuf – berhasil dalam hidup ini dan juga di dalam kerajaan surga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UPAH KESOMBONGAN RAJA UZIA

HIDUP BIJAKSANA

ALLAH ADALAH JURUSELAMAT